Liga Champions Tiket Final Mahal, Platini Minta Maaf

London - Banyak yang complain soal harga tiket final Liga Champions yang dinilai terlalu mahal. Presiden UEFA Michel Platini pun sepakat dengan keluhan itu dan dia meminta maaf atas keadaan yang terjadi. Peluncuran tiket resmi final Liga Champions musim ini dilangsungkan Februari silam. Harga tiket yang dijual nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan harga tanda masuk untuk menyaksikan laga puncak musim sebelumnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tiket termurah yakni kategori tiga dihargai 175 euro (Rp 2,1 juta) lebih mahal 20 euro dari tahun sebelumnya yang dijual 150 euro. Sementara pada final 2009, tiket cuma dijual seharga 90 euro saja. Harga tiket termahal kedua juga mengalami peningkatan. Jika dua tahun lalu dihargai 140 euro kini harga meningkat menjadi 260 euro (Rp 3,1 juta). Sedangkan tiket paling mahal yakni kategori satu bakal dijual senilai 356 euro atau setara Rp 4,3 juta. "Kami telah menerima 200 ribu permintaan untuk 10 ribu tiket. Di pasar gelap, harganya bisa mencapai 10 kali lipat dari harga yang kita tetapkan," ujar Platini dalam acara penyerahan trofi Liga Champions di London. Menyangkut keadaan ini, presiden UEFA tersebut menyatakan permintaan maaf. "Memang penentuan harga itu merupakan kesalahan. Namun memang tidak mudah untuk menetapkan harga tiket di final Liga Champions," jelasnya seperti dikutip dari Reuters. "Ini bukan cara komunikasi yang bagus dan saya meminta maaf untuk itu." Untuk musim depan Platini mengatakan pihaknya bakal merumuskan cara-cara baru dalam menentukan harga tiket. "Mungkin di waktu-waktu mendatang kami harus menetapkan kategori baru, misal untuk keluarga. Harganya bakal sedikit lebih mahal. Tetapi bila dibanding dengan harus membeli tiket di pasar gelap, berapa uang yang harus dikeluarkan?" Partai final akan digelar di Wembley Stadium, London, Inggris pada 28 Mei mendatang.


Category Article

What's on Your Mind...